Perbedaan TCP dan UDP

15 May 2010 by muazfa, 5 Comments »

TCP (Transmission Control Protocol) adalah protocol yang connection-oriented, yang berarti komunikasi yang melewatinya membutuhkan handshaking untuk mengatur koneksi end-to-end. Koneksi dapat dibuat dari client ke server, dan kemudian banyak data dapat dikirimkan melalui konesi itu.
TCP memiliki ciri-ciri yaitu sebagai berikut:

  • Terpercaya
    TCP mengatur pesan acknoweledegment, retransmission, dan timeout. Banyak usaha untuk mengirimkan pesan yang dibuat dengan terpercaya. Jika hilang ditengah jalan, server akan meminta kembali bagian yang hilang. Di TCP, tidak ada data yang hilang atau dalam beberapa kasus timeouts, koneksi didrop.
  • Terurut
    Jika dua pesan dikirimkan sepanjang koneksi, satu demi satu, pesan yang pertama akan mencapai aplikasi penerima pertama. Ketika paket data tiba di urutan yang berbeda, layer TCP menahan data selanjutnya sampai data yang baru saja datang dapat di urutkan kembali dan dikirimkan ke aplikasi.
  • Heavyweight
    TCP meminta tiga paket hanya untuk mensetup socket, sebelum beberapa data aktual dapat dikirimkan. Ini mengatur koneksi, reliability, dan congestion control. Ini adalah protocol transport yang besar yang didesain di atas IP
  • Streaming
    Data dibaca sebagai “stream”, dengan tidak membedakan dimana satu paket berakhir dan yang lin dimulai. Paket mungkin dipisah atau digabungkan ke dalam data streams yang lebih besar atau lebih kecil secara sewenang-wenang.

UDP (Unit Datagram Protocol) adalah protocol connectionless message-based yang lebih sederhana. Di protocol connectionless, tidak ada usaha yang dibuat untuk koneksi end-to-end. Koumikasi dicapai dengan mengirimkan informasi satu arah, dari source ke destination tanpa mengecek untuk melihat apakah tujuan masih ada, atau apakah koneksi disiapkan untuk menerima informasi. Paket UDP melewati jaringan dalam unit-unit yang berdiri sendiri.

Ciri-ciri UDP adalah:

  • Tidak terpercaya
    Ketika pesan dikirimkan, tidak dapat diketahui apakah akan sampai tujuan. Paket dapat hilang di jalan. Tidak ada konsep acknoweledgment, retransimission, dan timeout.
  • Tidak terurutJika dua pesan dikirimkan ke penerima yang sama, urutan sampainya tidak dapat diprediksi.
  • Lightweight
    Tidak ada pemesanan pesan, tidak ada pelacakan koneksi, dll. Layer transport yang kecil yang didesain di atas IP.
  • Datagrams
    Paket yang dikirimkan secara individu dan dijamin akan utuh jika sampai. Paket-paket memiliki batas-batas yang pasti, dan tidak dipisan dan dibagi ke dalam data stream yang mungkin ada.

Related posts:

  1. Perbedaan Distance Vector dan Link State
  2. Physical Layer (Tugas Jarkom)
  3. Error Detection di Data Link Layer (Tugas Jarkom)
  4. Tugas Jarkom Bu Ema (Part IV) IPv6 dan Mobile IP
  5. Soal Kuis Jarkom Ibu Ema

Tags: , ,

Facebook comments:

5 Comments

  1. putra says:

    terimakasih atas artikelnya
    :)

  2. Ijin Sedot, Thanks… ^_^

Leave a Reply

[+] kaskus emoticons nartzco
 

Upgrade KDE Default Slackware ke KDE 4.7.4

Assalamu’alaikum Wr. Wb Kembali lagi nih ke masalah upgrade mengupgrade. Sekarang saya akan mengupgrade KDE bawaan slackware 13.37 ke KDE

Upgrade Slackware 13.37 64bit ke Slackware 13.37 Current

Assalamu’alaikum Wr. Wb Hehe, sebenarnya cuma iseng aj nulisnya.. Udah banyak di internet pastinya . Langsung aj nih yah ane

Contact Me


No. HP : +6281563843121
PIN : 30D79717

Recent Posts

Recent Comments

Shoutbox

Jam

Archives

Informasi

Visits today: 25297
Operating System:
Browser:
IP: 38.107.179.230

UserOnline

1 User Browsing This Page.
Users: %GUESTS_SEPERATOR%1 Guest%BOTS_SEPERATOR%
    Privacy