Global Keyboard Shortcuts
Global keyboard shortcuts adalah untuk mengatur shortcuts yang ada di keyboard kita. Sebenernya tutorial ini diperuntukkuan untuk slackware. Kenapa untuk slackware, karena pada slackware tidak secara otomatis menempatkan apa yang ditulis di keyboard sebagai shortcut dengan kenyataannya.
Global keyboard dapat dicari dengan mengetikkan search pada menu kde. Lalu ketikkan “global keyboard shortcuts”, lalu pilih hasilnya. Di dalam global keyboard shortcuts kita dapat mengatur brightness (pencahayaan) dan tombol standby. Ubah sendiri untuk brightness down dan brightness up nya sesuai dengan yang ada di keyboar. Kalau keyboard laptop saya, untuk brightness down nya kita harus menekan Fn+arah kiri, sedangkan brightness up nya kita harus menekan Fn+arah kanan. Sesuaiakan saja dengan keyboard Anda.
Moga membantu teman-teman ya ^^
Kelemahan Internet Hotspot Mikrotik
Saya akan menjelaskan tentang kelemahan dari hotspot yang menggunakan mikrotik. Dengan hanya menggunkan dua tool maka kita akan mendapatkan akses gratis internet. Langsung saja saya akan membahas nya, sebagai berikut:
- Install terlebih dahulu wireshark. Googling sendiri untuk download dan cara install nya.
- Lalu tool yang kedua adalah macchanger.
- Joinkan terlebih dahulu wireless kita ke hotpot target.
- Lalu jalankan wireshark dengan menggunakan akses root, lalu pilih wlan0 (sesuaikan dengan device wirelass Anda).
Konfigurasi php, phpmyadmin, mysql di Slackware 13.1
Langsung saja bagaimana untuk mengkonfigurasi php, phpmyadmin, mysql di Slackware, yaitu sebagai berikut:
- Install dan konfigurasi php:
- Download terlebih dahulu paket php dari repository slackware.
- Lalu install menggunakan installpkg
- Ubah konfigurasi /etc/httpd/httpd.conf dengan menambahkan command:
AddType application/x-httpd-php .php
include /etc/httpd/mod_php.conf - Restart service apache dengan menggunakan command:
httpd -k restart - Buat file info.php di /var/www/htdocs/. Apabila bisa jalan maka konfigurasi kita telah benar.
Install Vmware Player di Slackware 13.1
Setelah mencari-cari mesin virtualisasi yang enak buat “maen-maen”, dari mulai qemu, virtualbox, sampai terakhir yaitu vmware. Dibandingkan dengan qemu dan virtualbox, vmware menurut saya lebih bagus dalam segi penginstallannya dan running nya. Namun kali ini saya akan membahas tentang cara install vmware player di slackware. Cara-cara nya sebagai berikut:
- Download terlebih dahulu vmware player di websitenya langsung. Namun kita harus registrasi terlebih dahulu.
- Setelah terdownload ubah paket agar bisa dieksekusi, dengan mengetikkan command:
#chmod +x VMware-Player-3.1.0-261024.i386.bundle - Lalu ketik:
#./VMware-Player-3.1.0-261024.i386.bundle
Hanya dengan cara di atas vmware player langsung dapat diinstall ke dalam slackware. Tidak memerlukan paket-paket tambahan lagi, dan kita dapat menjalankan virtualisasi dengan mudah.
Moga membantu teman-teman ^^
Format flash disk via console
Di slackware 13.1 belum ada software untuk langsung memformat flash disk. Kita langsung saja menuju cara memformat flash disk tapi lewat via console. Langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Pertama, bersihkan bootsector dari flash disk:
dd if=/dev/zero of={drive flash disk kita} bs=512 count=1
misal:dd if=/dev/zero of=/dev/sdb1 bs=512 count=1 - Setelah itu, buat partisi FAT32 baru pada flash disk dan menulis FAT32 filesystem di atasnya (vfat atau tipe b di fdisk terminologi):
fdisk {drive flash disk kita} <<EOF
n
p
1
#line dikosongkan
#line dikosongkan jg
t
b
w
EOF
mkdosfs -F32 {drive flash disk kita}
Demikian dari saya, moga-moga bisa membantu teman-teman ^^
Sumber: README_USB.TXT di folder usb-and-pxe-installers Slackware 13.1
Install slackware 13.1 dari Flash Disk
Setelah cari-cari di Internet, akhirnya saya menemukan bagaimana cara menginstall slackware dari flash disk. Langsung saja ke langkah-langkah nya, yaitu:
- Siapkan ISO slackware 13.1 terlebih dahulu. Bisa diunduh di sini .
- Lalu di console ketik perintah:
#mount -o loop {file iso slackware tadi} {tempat mount nya}
Misal:#mount -o loop /home/azm/slackware-13-1.iso /mnt. - Lalu liat hasil mount tadi, cari folder yang namanya usb-and-pxe-installers. Lalu masuk folder tersebut
- Lalu ketik perintah:
#bash ./usbimg2disk.sh -f -s {file iso slackware} -o {drive tempat fd}
Misal:#bash ./usbimg2disk.sh -f -s /home/azm/slackware-13-1.iso /dev/sdb
Hati-hati dengan perintah di atas, karena perintah diatas adalah mengapus semua yang ada di flash disk, kemudian mengisi isi flash disk dengan apa yang ada di iso slackware dengan menambahkan beberapa konfigurasi. Flash disk juga tidak dapat digunakan sama sekali untuk menampung data. Untuk dapat menggunakannya kembali lihat cara disini - Lalu Restart komputer
- Setelah berhasil boot melewati flash disk, ketik perintah :
mkdir {terserah dimana saja}
Misal:mkdir /usbinstall
lalu,mount -t vfat -o ro,shortname=mixed {drive flash disk} {folder setelah mkdir tadi}
Misalmount -t vfat -o ro,shortname=mixed /dev/sdb1 /usbinstall - Kemudian ketik setup, di bagian SOURCE pilih bagian a pre-mounted directory(pilihan paling bawah). Maka otomatis akan keluar folder mount drive flash disk kita.
- Lalu lanjut seperti install biasa.
Demikian sedikit tulisan dari saya, moga-moga membantu teman-teman ^^
Sumber: alien.slackbook.org/blog/installing-slackware-using-usb-thumb-drive/ dan baca2 sendiri, hehe
Pindah Distro ke Slackware 13.1
Setelah kemarin di kubuntu, root saya penuh dan tiba-tiba kubuntu saya keluar dari desktop nya dan tidak dapat kembali lagi ke desktop nya. Maka saya iseng-iseng coba slackware 13.1. Dengan searching sana-sini akhirnya saya menemukan cara menginstall slackware di flash disk. Hehe.
Alhamdulillah slackware saya berjalan dengan baik. Doakan saja bisa setia, hehe.
Perbedaan TCP dan UDP
Posted by muazfa in JARKOM, Kuliah, Semester 6 on May 15, 2010
TCP (Transmission Control Protocol) adalah protocol yang connection-oriented, yang berarti komunikasi yang melewatinya membutuhkan handshaking untuk mengatur koneksi end-to-end. Koneksi dapat dibuat dari client ke server, dan kemudian banyak data dapat dikirimkan melalui konesi itu.
TCP memiliki ciri-ciri yaitu sebagai berikut:
- Terpercaya
TCP mengatur pesan acknoweledegment, retransmission, dan timeout. Banyak usaha untuk mengirimkan pesan yang dibuat dengan terpercaya. Jika hilang ditengah jalan, server akan meminta kembali bagian yang hilang. Di TCP, tidak ada data yang hilang atau dalam beberapa kasus timeouts, koneksi didrop. - Terurut
Jika dua pesan dikirimkan sepanjang koneksi, satu demi satu, pesan yang pertama akan mencapai aplikasi penerima pertama. Ketika paket data tiba di urutan yang berbeda, layer TCP menahan data selanjutnya sampai data yang baru saja datang dapat di urutkan kembali dan dikirimkan ke aplikasi. - Heavyweight
TCP meminta tiga paket hanya untuk mensetup socket, sebelum beberapa data aktual dapat dikirimkan. Ini mengatur koneksi, reliability, dan congestion control. Ini adalah protocol transport yang besar yang didesain di atas IP - Streaming
Data dibaca sebagai “stream”, dengan tidak membedakan dimana satu paket berakhir dan yang lin dimulai. Paket mungkin dipisah atau digabungkan ke dalam data streams yang lebih besar atau lebih kecil secara sewenang-wenang.
UDP (Unit Datagram Protocol) adalah protocol connectionless message-based yang lebih sederhana. Di protocol connectionless, tidak ada usaha yang dibuat untuk koneksi end-to-end. Koumikasi dicapai dengan mengirimkan informasi satu arah, dari source ke destination tanpa mengecek untuk melihat apakah tujuan masih ada, atau apakah koneksi disiapkan untuk menerima informasi. Paket UDP melewati jaringan dalam unit-unit yang berdiri sendiri.
Ciri-ciri UDP adalah:
- Tidak terpercaya
Ketika pesan dikirimkan, tidak dapat diketahui apakah akan sampai tujuan. Paket dapat hilang di jalan. Tidak ada konsep acknoweledgment, retransimission, dan timeout. - Tidak terurutJika dua pesan dikirimkan ke penerima yang sama, urutan sampainya tidak dapat diprediksi.
- Lightweight
Tidak ada pemesanan pesan, tidak ada pelacakan koneksi, dll. Layer transport yang kecil yang didesain di atas IP. - Datagrams
Paket yang dikirimkan secara individu dan dijamin akan utuh jika sampai. Paket-paket memiliki batas-batas yang pasti, dan tidak dipisan dan dibagi ke dalam data stream yang mungkin ada.
Task Manager/System Activity di Linux
Yang sudah terbiasa dengan windows pasti bingung kalau nyoba linux. Nah sekarang saya akan membahas tentang task manager di linux. Kalau di windows kan untuk mengeluarkan taks manager dengan menekan ctrl-alt-del, namun di linux kita dapat menekan ctrl-esc. Di linux namanya juga bukan taska manager, namun system activity. Tampilannya seperti berikut:
Moga-moga bisa membantu teman-teman ^^
Bagaimana Melaporkan Bug
Dokumen ini menjelaskan cara untuk mereproduksi backtrace yang berguna untuk crash nya aplikasi KDE. Pertama, beberapa informasi umum diberikan. Lalu, kami akan menjelaskan untuk beberapa distribusi bagaimana mempersiapkan paket KDE kamu dan mendapatkan backtrace tersebut. Hal ini seharusnya cukup bagi kebanyakan orang. Ada bagian tambahan tentang cara membuat backtraces dengan GNU Debugger dan dengan Valgrind, yang dalam beberapa kasus berguna.




Recent Comments